RESUFLE ATAU REFORMASI PENDIDIKAN UNTUK PERUBAHAN

Kebijakan presiden melakukan resufle tidak menjamin perubahan dalam kinerja kabinet, melihat beberapa hal dari kondisi politik saat ini mengarah pada kompromi yang selau saja berbau kepentingan golongan. Melihat wajah sosok prersidaen saat ini memang terlihat sangat serius, seolah ingin dikenal sebagai heroik, penyelamat bangsa yang mencita-citakan dikenang sebagai seorang patriotik. Namun apa daya dibalik usahanya yang sangat serius nampak terlihat kekurangan kharisma yang smakin luntur oleh terbengkalainya beberapa agenda pembangunan yang semakin tidak menentu kemana arahnya.

Perubahan yang lebih baik bagi bangsa ini sebenarnya berada ditangan rakyat Indonesia sendiri, bukan ditangan mentri atau presiden. Tinggal bagaimana pemerintah memimpin rakyat dengan kesungguhan yang mempunyai ide kemana arah tujuan kemajuan pembangunan itu dapat ditempuh. Segala hal yang digerakan oleh pemerintah tidak akan berhasil tanpa dukungan masyrakat, tanpa dibarengi usaha bersama meraih cita-cita bangsa.

Lihat saja apa jadinya dengan pergantian mentri beberapa waktu yang lalu, segala hal dapat saja terjadi dalam waktu dekat, apakah itu lebih baik atau lebih buruk dari sebelumnya. Namun kita sedikit kurang yakin dengan pilihan presiden menggantikan beberapa mentri yang hanya menukar kedudukan, padahal kinerjanya beberapa waktu yang lalu kurang begitu bagus. Dengan dipilihnya Hatta Rajasa sebagai sekertaris Negara yang dulunya sebagai mentri perhubungan yang mempunyai raport kurang baik dengan banyaknya kasus yang menyangkut kinerjanya, kini malah dipercaya menjadi sekertaris Negara.

Kita berharap resufle itu tidak hanya pergantian musim hujan beralih kemusim kemarau. Yang hanya sekedar mengganti nama namun dengan kinerja yang tidak jauh berbeda dengan orang-orang yang hanya ingin menduduki jabatan tanpa mempunyai kemampuan yang lebih dari sebelumnya. Berbagai masalah datang silih berganti, dimana keseriusan pemerintah ? Dimana kemampuan mereka memperbaiki kondisi masyrakat yang selama mendambakan perubahan kearah yang lebih baik, dengan beragam masalah yang tak pernah kunjung selesai, ditambah dengan bencana yang melanda negeri ini datang silih berganti.

Mungkin orang-orang awam seperti petani-petani yang hidup di zaman pemerintahan rezim Soeharto bergumam, apa baiknya dibandingkan dengan orde baru, toh selama ini reformasi semenjak digumamkan hanya menyisakan krisis yang tak kunjung selesai. Masayarakat seakan sudah hilang kepercayaan, entah siapa lagi yang akan mereka percayai sehingga masyrakat sudah semakin apatis dibuatnya..

Jika sedikit meraba perkembangan politik di Indonesia, pemuka-pemuka politik saat ini hanya mempunyai otoritas, tanpa mempunyai gagasan yang bisa merubah keadaan bangsa. Tokoh-tokoh yang mempunyai gagasan justru terkalahkan oleh para politikus yang hanya ingin menduduki jabatan pemerintah, sehingga yang terjadi adalah ketidak maksimalan fungsi pemerintahan bahkan cenderung berjalan ditempat. Semakin parah jika pemilik otoritas yang duduk dipemintahan justru membuat ketidak setabilan lembaga. Beberapa kasus yang terjadi, para elitis justru menjadikan jabatan strategisnya sebagai sebuah kesempatan untuk memperkaya diri.

Untuk memajukan keadaan bangsa tidak hanya dibutuhkan satu atau dua orang, tapi membutuhkan seluruh masyarakat Indonesia semuanya. Ajang perubahan di dalam pemerintahan sudah biasa terjadi di Indonesia tapi perubahan masyarakat Indonesia keseluruhan belum terjadi hingga saat ini, yang selalu mengalmi keterbelakangan dan tertinggla dari Negara-negara lain. Dua ratus juta jiwa lebih, hanya sebuah angka yang tak penting dibandingkan dengan Negara-negra asia yang saat ini sudah terlebih dahulu berhasil merubah taraf hidup dan martabat warga negaranya walaupun angka jumlah penduduknya lebih sedikit.

Betapa sulitnya memikirkan solusi untuk menyelesaikan masalah bangsa saat ini, namun yakin, kendala utama adalah pendidikan sebagai media untuk mencerdaskan generasi bangsa sebagai agen of change. Pendidkan adalah investasi masa depan yang dapat menentukan keberhasilan penyediaan sumber daya manusia berkualitas yang siap mengelola sumber daya potensi yang kita miliki. Pendidikan juga akan dapat mengurangi ketergantungan terhadap Negara lain terutama Negara-neagara pertama (Negara maju) yang sering mengexsploitasi sumber daya kita sebagai dunia ketiga.

Sudah saatnya pendidikan di tingkatkan, baik secara kualitas maupun kuantitas juga sangat penting dilakukan peruabahan mutu pendidikan atau sebut saja reformasi pendidikan. Ada yang salah dengan sistem pendidikan saat ini, nampak dari banyaknya pendidkan yang hanya merupakan formalitas semata, namun tanpa meampunyai kemampuan untuk membangun sumber daya produktif. Dari banyaknya sumber daya alam yang kita miliki seharusnya kita kelola sendiri, sehingga untuk mempersiapkan saumber daya manusia yang mampu mengelolanya diperlukan pendidikan yang langsung mengarah kepada praksis lapangan.

Resufle hanya tindakan yang dapat merubah nasib segelintir orang, disisi lain banyak orang terlalu bosan menunggu hasil dari kinerja pemerintah. Besok atau seratus tahun mendatang resufle mungkin tidak akan merubah wajah pertiwi yang semakin murung. Siapaun orangnya yang menggantikan pemerintahan saat ini tidak akan berhasil memperbaiki nasib bangsa kecuali dia memiliki keberanian menentang sistem yang beku yang selama ini dijalankan pemerintah, terobosan tersebut adalah pembaharuan.

 

 

 

 

 


4 Responses to “Opini Umum”


  1. 1 Saripuddin
    15 Oktober 2008 pukul 3:38 am

    IHC……..seremmmmmm?

  2. 2 NoVita deWi Lestari
    25 Juli 2009 pukul 9:47 am

    Cerita’a serem bgt, sedih, takut. Pokok’a ku g bsa bayangin kalo it terjadi sekarang.!?

  3. 3 Sarip hasan
    26 Juli 2009 pukul 12:51 am

    terimakasih uda mengunjungi blog ini,,,,kpn2 datang lagi ya……sebagian orang membaca itu sebagai realita, benar2 sdh terjadi d indonesia


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Salam Kritis

Mau berbagi pengalaman, membahas teori-teori sosial, atau sekedar berkenalan untuk bersahabat. Ditunggu....

terisi21@yahoo.com

Semoga bisa membantu.

SOSIOLOGI

Klik tertinggi

  • Tak ada

Blog Stats

  • 206,790 hits

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 11 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: