21
Des
07

Sosial Politik

 

Sosial Politik Sebagai Penentu Faktor Keadilan Sosial dan Kesejahteraan di Indonesia

 

 

Untuk memperbaiki keadaan masyarakat di Indonesia, berkenaan dengan keadilan sosial yang harus dibenahi pertama kali adalah sosial politik. Alasannya, kondisi ekonomi, hukum, dan masalah kesejahteraan lainnya tidak bisa lepas dari bagaimana sosial politik berjalan disuatu Negara. Hal ini bisa dilihat siapa yang memimpin (politik dominan) dan bagaimana politik yang dijalankan, berkenaan dengan kebijakan-kebijakan yang diterapkan. Kesejahteraan negara menjadi mustahil tanpa kesetabilan sosial politiknya tercipta lebih dulu.

Alasan paling konkrit : Setiap pergantian kepala Negara, pemerintahan dari mulai Soekarno, Soeharto, Gusdur, Megawati hingga sekarang tingkat perkembanagn ekonomi berbeda-beda. Tentu ini ada kaitannya dengan situasi politik, kebijakan yang dijalankan termasuk kebijakan sistem ekonomi, hukum dan perundang-undangan dan masalah kebijakan lain dari setiap kepala Negara. Perkembangan ekonomi, kokohnya hukum dan kesetabilan lainnya sangat dipengaruhi oleh situasi politik.

Contoh nyata bagaimana kita bisa melihat perubahan di Prancis yang dikenal dengan renaisan. Kekolotan yanag membelenggu mereka dari tradisi lama digantikan dengan masa pencerahan yang membawa perubahan iklim politik kemudian bisa mebawa Prancis kearah yang lebih baik dari sebelumnya. Seterusnya kita bisa mencontoh Iran dengan kebijakan politiknya dimasa-masa kebangkitannya yang pertama dibenahi adalah sosial politik yang coba mengangkat sosial potikik Islam. Uni Soviet berdiri setelah ia menentukan terlebih dahulu sitem politiknya yang terkenal dengan sosialis komunis. Di Kuba bagaimana Federal Kastro menumbangkan suatu rezim dengan mengadakan pemberontakan demi tercapainya sosial piltik komunis. Dan banyak kasus tumbuhnya kesejahteraan dibangun dilihat dari siapa yang memimpin serta bagaimana kebijakan politiknya.

Teori yang bisa menguatkan argumen ini adalah Karl Marx, memang awalnya ideologilah yang lebih dahulu diutamakan, sebelum membicarakan permasalahn politik. Namun politik merupakan produk dari ideologi itu sendiri yang sudah sangat sulit dijelaskan. Permasalahan ini bisa membawa kita membahas mengenai ideologi politik yang cukup rumit.

Karl Marx (1818-83) menggambarkan ideologi sebagai setiap ilusi politik yang dihasilkan oleh pengalaman sosial suatu kelas. Bagi Marx, keanggotaan seorang didalam suatu kelas tertentu menghasilkan suatu gambaran tentang dunia yang dibentuk oleh semua pengalaman kelas tersebut. Jadi hampir tidak mungkin bagi anggota kelas tertentu untuk membentuk suatu konsepsi yang akurat tentang dunia. Marx mengatakan bahwa proses sosialisasi (yakni proses melalaui masa seseorang menerima nilai-nilai yang dianut masyarakat tersebut. Individu mendapatkan keyakinan sebgai anggota suatu kelas , sebagian besar karena sistem soisal mengharuskan bahwa kelas-kelas tertentu menerima tolok ukur kehidupan yang berbeda-beda dan sebagainya.

( Ideologi-Ideologi Politik Kontemporer ; Lyman Tower Sergeant)

 

Melihat kondisi di Indonesia sudah jelas yang menjadi kendala utama yang perlu diperbaiki adalah sosial politik. Mengamati kedaan saat ini sistem politik kita sedang dalam kekacauan, kemandulan dan politik yang dikendalikan oleh para kapitalis. Indonesia tidak akan maju dan tercapainya kesejahteraan yang berdampak pada keadilan sosial sebelum para penguasa yang ada dipemerintahan digantikan dengan yang baru. Tentunya yang lebih berkompeten dibidangnya. Kalau kita lihat saat ini pemerintahan dikuasai oleh otrang-orang pengusaha-pengusaha besar. Dominasi ini menandai orang-orang yang akan berkuasa adalah orang-orang yang mempunyai modal (kapitalis) yang mempunyai uang yang banyak untuk kepentinagan politiknya. Akibatnya tidak ada spesialisasi dalam pengelolaan Negara, bisa dikatakan semacam tidak professional, menyerahkan suatu bidang tidak sesuai ahlinaya.

Yang menjadi harapan buat perubahan bangsa ini adalah revolusi. Perlu adanya perubahan secara menyeluruh dari pada berbaring ditengah sistem yang selalu diulang-ulang. Revolusi jelas menandai adanya sosial politik yang didahulukan. Setelah itu perlunya seorang pemimipin yang revolusioner.

 

 


0 Responses to “Sosial Politik”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Salam Kritis

Mau berbagi pengalaman, membahas teori-teori sosial, atau sekedar berkenalan untuk bersahabat. Ditunggu....

terisi21@yahoo.com

Semoga bisa membantu.

SOSIOLOGI

Klik tertinggi

  • Tak ada

Blog Stats

  • 206,790 hits

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 11 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: