21
Des
07

KEAJAIBAN MENJELANG LEBARAN

122.jpg

FENOMENA EKONOMI PARA KULI MENJELANG LEBARAN

Masyarakat kuli pada umumnya mampu menargetkan upah minimum rata-rata satu dolar, bahkan diplosok desa kampung saya tepatnya di Trisi kabupaten Indramayu orang bekerja buruh maksimal dapat mencapai 7 dolar perhari.

Peluang kerja yang ada secara permanen adalah sebagai pengrajin batu bata atau musiman sebagai buruh kuli tanam disaat panen padi, profesi lainnya adalah penambang pasir, dan kuli angkut batu bata.

Kehidupan para kuli tidak menentu walaupun peluang kerja selalu ada setiap harinya, ini dikarnakan para kuli tersebut bekerja sesuai keinginannya sendiri dan juga tidak mempunyai atasan yang dapat mengatur mereka. Bila hasil yang mereka dapatkan dirasa cukup maka ia selesai bekerja dan jika memang sedang banyak kebutuhan maka bisa memaksimalkan kerjanya hingga memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Kebanyakan fenomena diatas adalah berprofesi sebagai kuli angkut batu bata, karna daerah ini terkenal produksi batu bata yang dipasarkan sampai Jakarta dan Bandung.

Para kuli angkut batu bata tidak saja dilakoni oleh laki-laki bahkan kebanyakan dari mereka adalah perempuan. Biasanya mereka sekali angkut lima ribu bata, mendapatkan bayaran diatas sepuluh ribu bahkan dua puluh ribu rata-ratanya dengan jumlah orang pengangkut bongkar muat tiga sampai sepuluh orang. Dalam sehari mereka bisa bekerja tiga kali bongkar muat, berarti penghasilan mereka dapat mencapai enam puluh ribu rupiah perharinya.

Tidak lantas penghasilan mereka yang lumayan cukup besar dapat menutupi kebutuhan. Masih banyak orang-orang yang sangat kekurangan, hal ini dipicu tidak semua person dalam suatu KK bekerja semua. Yang terjadi adalah meskipun seorang berpenghasilan lumayan namun umumnya mereka menopang anggota keluarganya yang tidak bekerja. Adapun masalah lain yakni bekerja bergantian, jika salah satu bekerja hari ini maka yang lain bekerja besok harinya. Maka penghasilan mereka dalam seharipun habis digunakan dalam satu hari pula.

Fenomena Menjelang Lebaran : Ada hal yang menarik ketika waktu mendekati lebaran, dimana para kuli memaksimalkan bekerja mengejar target untuk memenuhi kebutuhan lebaran seperti baju baru, makanan, ongkos jalan-jalan dan uang saku yang cukup dan kebutuhan lain tentunya. Hal ini sudah menjadi kebiasaan, ada hikmah tersendiri bagaimana masyarakat mempunyai pemikiran berbeda ketika menghadapi kebutuhan yang mendesak.

Jika menjelang lebaran, hampir semua anggota keluarga kuli bekerja dan biasanya mereka akan bekerja untuk kebutuhannya sendiri. Menjelang lebaran tidak lagi menopang biyaya anggota keluarganya yang lain. Namun ada juga yang dikumpulkan bersama kemudian membelanjakannya bersama-sama.

Ada beragam alasan mengapa lebaran musti mengenakan baju baru, memasak gulai yang berasal dari daging ( sapi, kambing, dan ayam) yang relatif mahal pada saat-saat menjelang lebaran, plus jalan-jalan ketempat wisata. Mungkin sudah menjadi budaya yang menjadi tuntutan sistem. Ada konsekuensi jika mereka tidak dapat menunaikan salah satunya, konsekuensi tersebut bisa berupa cemohan, pengucilan oleh individu maupun kelompok sosial lainnya. Itulah alasannya mengapa mereka sekuat tenaga bekerja dengan target pencapaian tujuan.

Apa yang sebenarnya menggerakan mereka adalah persis seperti yang ada dalam perseteruan antara teori Max Weber dan Karl Marx. Namun apakah itu matrealis atau idealis sangat sukar mendefinisikannya. Tapi kesimpulannya bukanlah satu-satunya materi yang dapat meanggerakan orang bertindak, namun unsur ideologi lebih berperan walaupun unsur materi tidak bisa lepas darinya..

Fenomena ini diambil dari komunitas para pekerja bongkar muat batu bata di salah satu pusat pengrajin batu bata di kecamatan Terisi kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Hasil pengamatan 14 Oktober 2007

Dari kampoong halaman tercinta

By: Saripuddin.CS


0 Responses to “KEAJAIBAN MENJELANG LEBARAN”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Salam Kritis

Mau berbagi pengalaman, membahas teori-teori sosial, atau sekedar berkenalan untuk bersahabat. Ditunggu....

terisi21@yahoo.com

Semoga bisa membantu.

SOSIOLOGI

Klik tertinggi

  • Tak ada

Blog Stats

  • 206,790 hits

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 11 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: