19
Des
07

GLOBALISASI DI INDONESIA

Oleh : SARIPUDDIN

 

 

GLOBALISASI

Globalisasi adalah pasar yang meng-global, atau kapitalisme global.

Ditandai dengan adanya uang yang dapat berpindah sangat cepat dalam hitungan menit bahkan detik. Fenomena seperti ini tentu merupakan efek tekhnologi yang begitu canggih salah satunya elektronik mail. Tentu dengan adanya pasar yang mennglobal ini kita kalah dalam berbagai hal sehingga kita dipinggirkan zaman yang menghinakan.

Karena globalisasi Negara kita seolah tidak berdaulat, tidak dapat berbuat banyak karena dijajah oleh kapitalis global. Sebut IMF, Bank dunia ini telah mengakibatkan kesengsaraan berkepanjangan bagi Indonesia. Imbasnya Indonesia harus mengizinkan perusahaan-perusahaan raksaksa masuk Indonesia. Dengan begitu banyak perusaan lokal bangkrut dan membengkaknya angka pengangguran dikarenakan perusaan kalah saing dengan perusahaan taraf internasional.

Globalisasi ditandai dengan adanya duo fenomena penting yakni multilateralisme dan transnasionalism. Multilateralisme, yaitu kekuasaan badan-badan antar pemerintah. Badan-badan ini tidak lain adalah Bank Dunia, IMF, dan WTO. Indonesia senagai salah satu pasien IMF tentu sudah pasti telah terjebak dalam lingkaran syetan dan sangat sulit untuk keluar dari krisis yang berkepanjangan. Dengan hadirnya IMF kebijakan domestik dapat dientervensi, diobok-obok seolah sudah mengangkangi kedaulatan Negara.

Globalisasi juga ditandai dengan transnasionalisasi yakni monopoli dan menguatnya modal dalam satu titik yakni Trans-National Corporation. Badan ini telah melakukan ekspansi kebebrapa Negara terutama dunia kita. Mereka mengatur segalanya menjadi mudah dan menindas Negara dan rakyat, misalnya mengatur bea masuk menjadi sangat murah bahkan 0%, menguasai berbagai sektor usaha penting dan publik, kemudahan infestasi asing 100%. Dan kebijakan lain yang sangat menyengsarakan rakyat terutama buruh.

 Imbas masuknya perusahaan raksaksa yang mempekerjakan mereka dengan upah murah, bagaimana mereka dapat mengatur pasar di Indonesia, mengurangi upah buruh dan memperlemah serikat buruh, penghapusan hak-hak buruh.. Kondisinya sangat memprihatinkan.

Masuknya perusahaan-perusahaan ternama di Indonesia yang menjual produk kelas dunia dibayang-bayang kesengsaraan buruh dari mayarakat kelas tertindas. Mereka dibayar dengan upah yang sangat minim, dibandingkan dengan harga produk yang telah mereka buat sendiri. Kesengsaraan bagi buruh terus meradang yang tidak dapat dihentikan, konsekuensi yang berat membuat sistem ini terus berjalan terus ditempat tanpa ada perubahan.

Dari pihak IMF sendiri tidak mau mengakui bahwa kehancuran ekonomi (krisis ekonomi) di Indonesia salah satu dampak lansung dari keberadaan IMF. Mereka mengatakannya sebagai kegagalan pemerintah sendiri pada waktu itu. Konsekuensinya IMF tidak tau menau, yang jelas mereka bersikeras tidak mau menghapus hutang itu secara cuma-cuma.

 


0 Responses to “GLOBALISASI DI INDONESIA”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Salam Kritis

Mau berbagi pengalaman, membahas teori-teori sosial, atau sekedar berkenalan untuk bersahabat. Ditunggu....

terisi21@yahoo.com

Semoga bisa membantu.

SOSIOLOGI

Klik tertinggi

  • Tak ada

Blog Stats

  • 206,790 hits

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 11 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: