• secara politik Durkheim seorang liberal tapi secara intelektual ia tergolong konservatif
  • Sebagian besar karyanya banyak mengarah pada tertib sosial.
  • Menurutnya kekacauan sosial bukan keniscayaan dunia modern dan dapat dikurangi melalui reformasi sosial.
  • Dalam The Rule Of Sociological¬† (1895/1982) menurut durkheim sosioilogi mempelajari apa yang disebutnya sebagai fakta-fakta sosial.
  • Ia membayamhkan fakta sosial sebagai kekuatan (forces) dan struktur yang bersifat eksternal dan memaksa individu.
  • Studi tentang kekuatan dan struktur ini misalnya hukum yang melembaga dan keyakinan moral bersama dan pengaruhnya terhadap individu.
  • Dalam bukunya soicide (1897-1951) durkheim berpendapat bahwa bila ia dapat menghubungkan perilaku individu seperti bunuh diri seperti bunuh diri itu dengan sebab-sebab sosial (fakta sosial)
  • Durkheim berargumen bahwa sifat dan perubahan fakta sosiallah yang menyebabkan prbedaan rata-rata bunuh diri.
  • Contohnya perang, depresi ekonomi dapat menciptakan perasaan depresi kolektif dapat meningkatkan angka bunuh diri.
  • durkheim membedakan fakta sosial kedalam dua tipe yaitu fakta material dan fakta non material.
  • contoh fakta sosial material birokrasi,hukum.
  • Faktor non material misalkan kultur, institusi sosial.
  • Ia menyimpulkan bahwa masyarakat primitif dipersatukan oleh fakta sosial nonmaterial, khususnya oleh ikatan moralitas bersama atau kesadaran kolektif.
  • Dalam masyrakat modern ikatan dibangun melalui pembagian kerja yang ruwet, yang mengikat orang satu dengan lainnya dalam hubungan saling tergantung.
  • Pembagian kerja pada masyarakat modern menimbukan beberapa patologis.
  • Durkheim memusatkan perhatian pada fakta sosial nonmaterial yakni agama.
  • temuannya bahwa sumber agama adalah masyrakat itu sendiri.
  • Masyarakat yang menetukan bahwa sesuatu itu sakral dan lainnya bersifat profan. Khususnya totemisme.
  • Durkheim menyimpulkan masyrakat dan agama adalah sama.
  • Agama adalah cara masyarakat memperlihatkan dirinya sendiri dalam bentuk fakta sosial nonmaterial.
  • Durkheim seorang reformis yang mencari cara untuk mencari cara untuk meningkatkan fungsi masyarakat.

18 Responses to “PEMIKIRAN EMILE DURKHEIM”


  1. 1 ahligigi
    2 April 2009 pukul 8:33 pm

    saya btertari sekali dgn teori2 sosiologi jd gmn cranya agar dpat mudah memahami teori itu?

  2. 2 Sarip hasan
    23 Juli 2009 pukul 2:50 pm

    untuk memahaminya kita lebih banyak membaca…atau lebih mudah mendengarkan diskusi, presentai makalah teman, ikut debat dan bertukar fikiran sesama kawan sebidang. mudahkan? semoga berhasil

  3. 3 davi
    7 Oktober 2009 pukul 12:38 pm

    emmm….mo tanyak la bang?

  4. 4 yubie.
    9 Juli 2010 pukul 11:22 pm

    Saya tertarik dgn proses pemikiran sosiolog emile durkheim secara umum.
    Dan secara khusus di bidang fakta sosial…..
    Yg menyebutkan bahwa akan ada sanksi sosial berupa sindiran atau semacamnya jika ada individu yg tdk mengikuti fakta sosial setempat.
    Bagaimana menyikapinya utk masa skrng?

  5. 5 Sarip hasan
    2 Oktober 2010 pukul 12:21 pm

    menyikapi secara apa? buat pribadi mksud”y?

  6. 6 evi
    11 April 2011 pukul 7:44 am

    saya ingin bertanya? apakah anda setuju dengan teori emile durkheim tentang fakta sosial dan apaka teori itu diterapkan di dalam masyarakat sekarang ini?????

  7. 7 Mualim Partahian Harahap, SE.Ak
    23 Mei 2011 pukul 7:51 am

    Agama adalah aturan / cara hidup manusia di dunia yang wajib di ikuti dan di taati sebagai konsekuensi dari urgensi keyakinan pada sang khaliq (Allah SWT)sebagai pencipta alam semesta dan seisinya. Ingkar pada aturan Allah SWT menandakan orang atau seseorang tidak memiliki ketaatan pada keyakinannya sendiri alias menyimpan segudang keraguan terhadap sang pencipta gak obahnya darwin yang menganggap kera sebagai nenek monyang manusia. Siapa yang mau manggil nenek pada kera kalau bukan kera juga ha ha. Orang yang mengamini anggapan ini tidak akan bisa Profesional dalam melihat fatamorgana apalagi memegang suatu Amanah. Ini artinya tidak akan peduli dengan lingkungan sekitar dengan bahasa yang lebih lugas kurang Santun, kalau orang macam ni jadi pemimpin notabene PASti melukai hati banyat orang dan hanya akan mengakamodir kepentingan sekelompok orang yang menguntungkannya sahaja. Iya apa iya titik kagak pake koma hua hua..!!

  8. 8 saif
    4 Oktober 2011 pukul 7:05 am

    permisi bang…,unttuk pendekatan,solidaritas,anomi belom di terbitkan juga bang..,mkasih

  9. 9 Anonymous
    19 Januari 2012 pukul 1:46 pm

    pemikirane emile durkheim ki ndi suu???

  10. 10 wati
    23 April 2012 pukul 6:50 am

    anomi apa ya///////////////////////////////

  11. 11 Ellan
    24 November 2013 pukul 3:04 pm

    hhhmmmpt bguss udha puassss.

  12. 12 Anonymous
    21 Februari 2014 pukul 2:01 pm

    coba kita lihat. siapakah yang mereposioner teori tersebut??????????

  13. 1 April 2014 pukul 5:11 am

    sy tertrk dgn pndpt dri sosiolog durkhein

  14. 16 Mei 2014 pukul 6:23 am

    buat bang mualim, anda sudah dapat label sarjana tapi cara pikir masih kayak anak sma ya. sosiologi itu membicarakan yang senyatanya bang bukan yang seharusnya, kalo masalh agama mah sosiologi cuma ngeliat dari sisi yang terlihat bukan dari keyakinan orang masing2. kalo mau belajar agama atau ngomongin masalah keyakinan mah belajar aja di TPA, saya org muslim juga bukan berarti saya durhaka terhadap Tuhan tapi ini kajiannya udah beda. mengenai teori darwin, ada kaitannya di alqur’an. nabi adam emang “manusia pertama” tapi yg dimksud adlh homo sapiens yang pertama. kalo nabi adam org pertama emg dia tercipta dari tanah liat terus dibentuk manusia lalu ditiupin nyawa gitu?haha, pastinya adam juga dilahirkan dan yang melahirka tentunya manusia juga cuma bukan manusia sejenis kita, pake logika anda bung. perbanyak baca buku aja deh, kalo bisa karya agus mustofa. hahaha jadi ngakak kalo baca komen dari bang mualim aplgi tau kalo dah punya gelar SE :D

  15. 21 Mei 2014 pukul 8:45 am

    bermanfaat materinya, bisa lebih dikembangkan lagi tambah baik.

  16. 16 ys
    6 Juni 2014 pukul 1:02 pm

    dengan membuat blok sperti ini sangatlah bermanfaat krn adanya wadah tempat saling bertukar pikiran,,, tingkatkan coyyyy…

  17. 17 Anonymous
    15 Agustus 2014 pukul 10:58 am

    Kirim dulu pemikiran August comte


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Salam Kritis

Mau berbagi pengalaman, membahas teori-teori sosial, atau sekedar berkenalan untuk bersahabat. Ditunggu....

terisi21@yahoo.com

Semoga bisa membantu.

SOSIOLOGI

Blog Stats

  • 101,752 hits

Komentar Terakhir

Hamzah Has on Gender Dalam Pendidikan
trimakasih buat bu'g… on Gender Dalam Pendidikan
roro on Gender Dalam Pendidikan
Mia Agistina on Gender Dalam Pendidikan
DUTHA on Gender Dalam Pendidikan
DUTHA on Gender Dalam Pendidikan

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 9 pengikut lainnya.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: